Apakah anda sudah membaca “tabloid ners” volume terbaru …???

August 5, 2010 Leave a comment

Tabloin ners kini tampil dengan wajah baru, dengan visi & misi yang baru.

Wajah Baru Tabloid Ners

Pembaca yang budiman, Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Tabloid  Ners, terbit kembali. Selama ini, manajemen Tabloid Ners , tengah melakukan pembenahan.  Kini, volume X bisa hadir di tengah-tengah kita dan akan hadir setiap pertengahan bulan. Meski demikian, materi utama Tabloid Ners tidak berubah.Tabloid Ners memng mengalami perubahan baik tata letak maupun mottonya namun tetap menjunung tinggi nilai pemberitaan keperawatan maupun lembaga yang memayunginya. Adapun penambahan materi utamanya adalah pemberdayaan keperawatan dalam dunia kesehatan. Selain itu, Redaksi Tabloid Ners, menerima sumbangan tulisan atau foto kegiatan  keperawatan atau dunia kesehatan. Tetapi redaksi berhak mengubah materi disesuaikan dengan visi maupun misi Tabloid  Ners, tanpa memberitahu penulis atau pun pengirimnya.  Harapan kami, penerbitan ini, akan memberi  manfaat bagi para pembaca. Semoga Tuhan YME senantiasa memberikan karunia-NYA bagi kita semua. Amin! Selamat membaca. Redaksi.

APA SAJA BERITA YANG ADA DALAM “tabloid ners vol 10”, berikut ringkasannya

Profil

Berita tentang profile Prof Achiryani, DN.Sc yang bertemu dengan President dan CEO Canadian Nurses Association (CAN)

Mengapa Prof. Azrul Azwal berani berkata “UU Kesehatan hambat pembangunan” ?

Sekitar Misran dengan tajuk Ribuan Nelayan butuh  sentuhan Mantri Misran dan apa kata pakar hokum pidana bapak Andi Hamza tentang kasus misran.

Laporan Utama

Jepang Dilanda “Shoushi Koureika” , apakah anda tahu apa itu “Shoushi Koureika”

Ragam

Sjaiful Anwar Bersahabat dengan Diabet es Selama 43 Tahun

Liputan Khusus Munas PPNI

Jangan Sepelekan Peran Perawat

Forum Mahasiswa

Mahasiswa Poltekes Mataram Dibekali Ilmu Kewirausahaan

Bidik

Dokter Jarang di Tempat Tugas

Gaya Hidup

Di Indonesia, Bonsai Jadi Pengisi Hari Pensiun

Pemberdayaan

Sail Banda 2010

Kronika

Wapres Janji Bahas RUU Keperawatan Secepatnya

Informasi Langganan:

Alamat Redaksi:Jl. Guru Daiyah No. 3,Tanah Baru Raya, Beji, Depok,Telp. Redaksi:021-94738310, 081314735677, (Sirkulasi), 08129234244

Telp. Bisnis:021-94738310, 081314735677, (Sirkulasi), 08129234244,

Iklan: 08129234244, 08128203453, 081314735677. Fax (021) 7759445.

email: tabloidners@yahoo.com

ISSN 1979-4339.

Penerbit: PT Ners Indonesia.

Bank: Bank Mandiri, a.n Tabloid NERS

No. Rek 116.00055.77177.

Categories: Uncategorized

polls


Categories: Uncategorized

Tabloid Ners Volume terbaru telah terbit

April 30, 2010 Leave a comment

Vol 9 tahun 2010 cover

Setelah beberapa waktu Tabloid Ners Volume terbaru telah terbit, Manajement Tabloid Ners Ibu Nofiah Ismail, Amd.Kep., S.Sos saat dihubungi lewat telphon disela kesibukannya menyampaikan manajemen Tabloid Ners memohon maaf kepada seluruh pelanggan Tabloid Ners yang telah lama menunggu, keterlambatan ini disebabkan kita (manajemen. Red) sedang berupaya memperbaiki manajemen yang ada dan beliau mengatakan bahwa dalam proses penerbitan memang kendala dana merupakan hal yang dominan karena pemasukkan dana dari pelanggan baik di DKI maupun luar DKI sering terhambat atau tertunda selain itu media informasi yang ditampilkan dalam sebagian besar tentang perawat sehingga banyak kalangan periklanan belum mengenal banyak tentang komunitas perawat di Indonesia dan pemasangan iklan masih dipertimbangkan oleh mereka, namun manajemen akan berusaha terus untuk mencari solusi dari permasalahan ini, ungkap Ibu Nofiah Ismail, Amd.Kep., S.Sos yang kerap disapa bunda Nofi. Salah satunya adalah Tabloid Ners melakukan kerjasama dengan Pengurus Pusat PPNI sebagai media partner dan dari beberapa pihak lain, kami manajemen Tabloid Ners tidak menutup minat pelanggan apabila ada yang ingin melakukan kerjasama dengan kami pungkas bunda nofi.

Muatan berita yang ada dalam penerbitan volume IX diantaranya adalah:

  • BERLAKUNYA STANDAR KOMPETENSI PERAWAT DAN PERATURAN KEMENTERIAN KESEHATAN NOMOR.HK.02.02/MENKES/148/2010
  • Wawancara dengan Prof. Elly Nurachmah M. App. Sc, D.N.Sc. yang menyampaikan bahwa Keperawatan Indonesia Belum Siap Hadapi MRA, apakah benar ?
  • Wawancara dengan Dewi Irawaty, MA, PhD, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan UI, menyampaikan bahwa Sistem Kita tidak Berjalan dalam Satu Garis Lurus
  • Wawancara dengan Rita Sekarsari, SKp, MHSM Ketua Bidang Pelayanan PP PPNI tentang Berlakukan Standar Kompetensi Perawat dan Komite Nasional Perawat Indonesia.
  • Ulasan tentang Ibu Menkes Baru, dengan Harapan Baru
  • Laporan tantang perkembangan RUU Keperawatan dalam tajuk “Kawal dan Perjuangkan Terus UU Keperawatan”

MPR - DPR

* Prof Achir Yani: Perawat perlu payung hukum yang jelas.

* Pardi, SH: Solidnya perawat menjadi kunci utama.

* Dr Ripka Tjiptaning: Pertanyakan Kenapa RUUK tidak Diprioritaskan di Tahun 2010

  • Konferensi Keperawatan Internasional
  • Persiapkan Perawat Hadapi Pasar Global

  • Perawat Ramaikan Jejaring Sosial Dunia Maya

  • Menggugat Eksploitasi Negatif Dunia Perfilman akan Profesi Perawat
  • Bantuan Kemanusiaan PPNI, IDI dan IBI Berkolaborasi di Sumatera Barat
  • Kisah Perawat Selama Dua Minggu Membantu Korban Gempa Sumbar

dan masih banyak lagi info lainnya…….

(Alhomiz.2010)

Categories: Uncategorized

Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Perawat di Propinsi DKI Jakarta Berjalan Lancar

April 25, 2010 Leave a comment

Jakarta – Akhirnya pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Perawat di wilayah DKI Jakarta tahap pertama bertempat di Gedung Diklat Propinsi DKI Jakarta berjalan dengan baik dan lancar tanpa ditemukan pelanggaran, pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional tahap pertama ini dibuka oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang dihadiri oleh Ketua PPNI Propinsi DKI Jakarta ibu Prayetni, SKp.,M.Kep dan Ketua KNUKP ibu Herawani, SKp.,M.Kep.,M.Kes. Bapak Didin Syaefudin, SKp.,MARS  selaku koordinator pelaksanaan uji kompetensi mengatakan bahwa pada tahap pertama ini masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kedepan agar peserta yang mengikuti ujian merasa nyaman dalam menjalankan ujian, tentunya kesiapan panitia penyelenggaraan kedepan harus ditingkatkan lagi, pada uji tahap pertama ini kita jadikan tolak ukur dalam penyelenggaraan tahap berikutnya.

Pada penyelenggaraan uji kompetensi tahap pertama dari kuota yang ditentukan 600 ternyata karena banyaknya perawat yang ingin mengikuti ujian akhirnya panitia menambah sedikit kuota yang ada yaitu 625 peserta, dari 625 peserta yang terdaftar hanya 616 peserta yang dapat hadir, sedangkan 9 orang peserta yang tidak dapat hadir karena sakit dan lain-lain, menurut Ibu Edy Rosfiati (salah satu tim KNUKP) bagi peserta yang tidak hadir dapat mengikuti ujian tahap kedua dengan menunjukkan bukti registrasi kepada pihak penyelenggara, namun beliau belum menyebutkan kapan uji tahap kedua akan dilaksanakan.

Pengumuman hasil Uji Kompetensi ini akan dilakukan paling cepat 2 (dua) minggu setelah penyelenggaraan dan paling lambat 1 (satu) bulan setelah penyelenggaraan, metode pengumuman hasil adalah masing-masing peserta akan dikirim surat dalam amplop tertutup langsung ke nama peserta ke alamat dimana Institusi tempat peserta bekerja. Apabila LULUS maka akan menerima bukti lulus dan “sertifikasi kompetensi” dari KNUKP namun bila TIDAK LULUS peserta dapat mengikuti uji kompetensi ulang. Pengulangan Uji Kompetensi hanya dapat dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali dan apabila sebanyak 3 (tiga) kali uji ulang tetap tidak lulus maka perawat yang bersangkutan akan diberikan rekomendasi untuk mengikuti pendidikan dan atau pelatihan, yang ketentuannya akan diatur lebih lanjut ungkap ibu Edy Rosfiati, SKp disela pelaksanaan.

Semoga para peserta perawat yang mengikuti Uji Kompetensi tahap pertama ini BERHASIL semua dan menerima “Sertifikasi Kompetensi” yang nantinya akan dapat digunakan untuk mendapatkan “Surat Tanda Registrasi” dari Dinas Kesehatan, sebagai perwujudan dari Permenkes 148 tahun 2010. Bravo perawat (Ners.2010)

Categories: Uncategorized

Wakil Ketua DPRD Dumai Tampar Perawat

April 24, 2010 9 comments

Rabu, 21/04/2010 17:22 WIB
Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Pekanbaru – Sikap premanisme ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Dumai, Eko Suhardjo. Wakil rakyat ini menampar seorang perawat di RSUD setempat. Tidak terima dengan tindakan tersebut, perawat naas itu melapor ke polisi.

Korban tindak kekerasan itu adalah Eka (25) perawat di rumah sakit plat merah di Dumai. “Kasus ini tengah kita tangani untuk ditindaklanjuti. Kita sudah meminta keterangan dua orang saksi dari pihak rumah sakit. Korban juga sudah kita visum,” kata Kasat Reskrim Polresta Dumai, AKP Hariwiyawan saat dihubungi wartawan, Rabu (21/04/2010).

Informasi yang dihimpun, penamparan ini dilakukan pada Minggu (18/04/2010) malam. Ketika itu Eka bersama tiga orang rekannya  tengah piket malam  di ruang VIP. Eko yang juga Ketua DPC Demokrat Dumai itu, malam itu datang membawa ibunya untuk berobat.

Anggota dewan ini meminta disediakan ruangan VIP untuk ibunya. Namun perawat menjelaskan bahwa ruangan yang diminta tersebut telah penuh. Namun keterangan para parawat ini tidak bisa diterima Eko.

Eko malam itu masih terus memaksa agar diberikan ruangan VIP. Namun Eka selaku perawat jaga malam menjelaskan, masih ada satu kamar yang tersisa. Hanya saja kamar tersebut juga sudah dibooking oleh pemesannya.

Atas keterangan itu, Eko semakin emosi. Dia menyebutkan bahwa dirinya anggota dewan dan sanggup untuk membayar ruangan VIP. Namun meski Eko mengaku anggota dewan, namun Eka tetap tidak bisa memenuhi keinginannya.

Sikap tegas Eka ini akhirnya membuat Eko emosi. Dia kemudian menampar pipi perawat tersebut.  Eka pun menangis dan melaporkan penganiayaan itu kepada suaminya.

(cha/djo)

BAGAIMANA SEBAIKNYA SIKAP PPNI MENURUT ANDA ? ……………………….

Categories: Uncategorized

Kampus FIK UI Depok Terancam dipindahkan……… !!

April 20, 2010 24 comments

Kampus Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIKUI) Depok yang selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa keperawatan di Universitas Indonesia kini terancam dipindahkan. Sebelum aktifitas perkuliahan di Kampus UI Depok, kampus FIK UI berada di Salemba dan bangunan yang berada di Kampus FIK UI  Depok dibangun  dengan menggunakan dana yang digalang oleh para Alumni, karena pihak Universitas Indonesia hanya menyediakan lahan,  sejak tahun awal berdirinya sudah banyak lulusan dan aktifitas yang dilahirkan di Kampus UI Depok sehingga keberadaan gedung dan fasilitas didalamnya merupakan milik alumni FIK UI sehingga kalau kampus FIK UI dipindahkan sangat disayangkan tutur  Ibu Tien Gartina sebagai salah seorang senior keperawatan di Indonesia disela pertemuan di konsorsium ilmu kesehatan Salemba UI.

Hal Senada diungkapkan oleh ibu Dewi Irawati, Phd, sebagai dekan di FIK UI Depok,  beliau sudah melakukan berbagai upaya untuk tetap mempertahankan keberadaan kampus FIK UI Depok dimana Gedung yang saat ini berdiri, dan terus melakukan pendekatan ke pihak rektor.

MENGAPA KAMPUS FIKUI DEPOK INGIN DIPINDAHKAN …….????

Jawabanya adalah di dekat (disamping) lahan bangunan FIK UI Depok saat ini akan dibangun rumah sakit universitas Indonesia (RS UI), sehingga pihak Fakultas Kedokteran UI (FK-UI) yang ada di Salemba mengatakan yang berhak berada disamping RS UI Depok adalah FK UI sehingga FIK UI harus dipindahkan.

Suatu hal yang sangat ironis dan disayangkan ……………!!

Bagaimana Tanggapan saudara, apa yang perlu dilakukan oleh pihak FIK UI dan bagaimana sebaiknya peran alumni FIK UI menyikapi hal ini ?………

Tuliskan masukkan dan pemikiran anda disini, semoga komentar anda memberikan solusi. TULISAN YANG ADA DI BLOG INI AKAN DITERUSKAN KE PIHAK KAMPUS

Categories: Uncategorized

UJI KOMPETENSI NASIONAL PERAWAT INDONESIA DITERAPKAN DI DKI JAKARTA

April 14, 2010 2 comments

Program uji kompetensi nasional bagi tenaga profesi perawat akan segera di berlakukan, Komite Nasional Uji Kompetensi Perawat (KNUKP) pusat segera melaksanakan uji kompetensi di beberapa daerah, diantaranya di propinsi DKI Jakarta. Pelaksanaan uji kompetensi ini bertujuan agar seluruh perawat yang ada di negeri ini dapat teregistrasi dan nantinya akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai perawat yang teregistrasi.

Pelaksanaan uji kompetensi nasional di wilayah propinsi DKI Jakarta akan dilakukan secara bertahap, pada tahap pertama uji kompetensi akan diadakan pada tanggal 25 April 2010 dengan ketentuan :

  1. Pendidikan minimal DIII Keperawatan,
  2. bagi yang berpedidikan S1 keperawatan berlatar belakang pendidikan SMA dan belum menyelesaikan program profesi (Ners) belum bisa mengikuti uji kompetensi
  3. bagi yang berpedidikan S1 keperawatan berlatar belakang DIII Keperawatan dan belum menyelesaikan program profesi (Ners)yang diakui adalah DIII Keperawatannya
  4. Biaya Uji kompetensi sebesar Rp.150.000 perorang
  5. Lokasi  uji kompetensi TAHAP I dilaksanakan di Badan Diklat Provinsi DKI Jakarta, Jl. Rasuna Said Jakarta Selatan ( Dekat pasar Pestifal Kuningan)

Bagi rekan- rekan perawat yang ingin mengikuti uji kompetensi nasional dapat mendaftarkan diri kepada panitia uji kompetensi nasional wilayah propinsi DKI Jakarta no telp 0815 946 6044 (Bapak Didin Saefudin).

Bagi perawat yang mendaftar namun tidak dapat mengikuti uji pada tanggal 25 April 2010 akan dijadwalkan pada uji kompetensi tahap berikutnya.

Untuk melihat ketentuan pendaftaran dan Ingin latihan mengerjakan soal uji kompetensi ? silahkankan download disini

Categories: Uncategorized